Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bisnis Vtube apakah aman? Simak fakta berikut

Bisnis Vtube menjadi pergunjingan warganet akhir – akhir ini. Benarkah Vtube adalah bisnis yang bisa mendapatkan income dengan hanya menonton iklan pada aplikasi itu? Bisnis Vtube apakah aman?

Sobat Cak Rie, apakah anda pernah mendengarkan Vtube atau bahkan sudah bergabung sebagai bisnis vtuber?

Apakah bisnis Vtube hoax? Jangan tertipu dengan bisnis ini, karena mereka baru-baru ini memanen kontroversi yang dianggap bisa merugikan masyarakat.

Hanya saja praktik bisnis VTube masih terus berjalan dengan terus menarik anggota baru yang masih awam.

Bahkan, promosi dilakukan secara besar-besaran melalui halaman-halaman jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Bagi Anda yang belum mengetahui, lihat fakta tentang bisnis Vtube yang sekarang sedang ramai dibahas baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Apakah bisnis Vtube?

Dilansir dari berbagai sumber, Vtube merupakan aplikasi yang dikelola PT Future View Tech. Pendekatan bisnis perusahaan itu sendiri berkomitmen untuk iklan atau advertiser

Bisnis Vtube apakah aman? Simak fakta berikut ini

Bagaimana bisnis Vtube bekerja

Cara Vtube memberikan keuntungan bersama kepada anggota yang melihat iklan dalam aplikasi Vtube.

Dengan kata lain, siapa pun yang mendaftar di Vtube dan menonton iklan di Vtube akan mendapatkan poin dari setiap iklan yang ia tonton.

Untuk menarik calon member baru, Vtube menjanjikan keuntungan atau poin dengan menyelesaikan tugas menonton iklan di dalam aplikasi.

Selain melihat iklan, sumber pendapatan dalam bisnis Vtube juga dapat diperoleh dari referral poin dan poin grup.

Para member yang sudah bergabung akan mendapatkan Poin jika mengundang anggota baru. Referal poin yang terkumpul dapat dicairkan dalam bentuk uang.

1 VP senilai US $ 1 setara dengan 14.000 Rupiah. Poin yang dikumpulkan baru bisa ditukarkan setelah memasuki 40 hari sejak poin dikumpulkan.

Tanpa biaya pendaftaran.

Tanpa ada biaya pendaftaran membuat para calon member tertarik untuk bergabung di Vtube.

Anggota baru harus menonton video berisi pengumuman setiap hari untuk mendapatkan Vtube Point (VP).

Namun anggota yang mendaftar harus menyumbangkan sebagian VP yang dikumpulkan untuk dipotong pihak Vtube sebagai komisi. VP ditahan hingga mencapai 10 VP atau sekitar Rp. 140 ribu. Besaran komisi / pajak bervariatif tergantung level anggota.

Para anggota juga ditawari membeli VP untuk menjalankan misi. Mengaktifkan level misi memiliki tujuan mendapat keuntungan hasil yang besar.

Dengan kata lain, ketika para anggota ingin cepat mendapatkan keuntungan jauh lebih besar, Maka anggota harus mengaktifkan level misi yang ditawarkan pihak VTube.

Masuk daftar investasi ilegal

Bisnis Vtube telah dimasukkan dalam daftar investasi ilegal oleh Satgas Waspada Investasi sejak bulan Juni 2020. 

Kegiatan komersial VTube secara resmi sudah ditutup karena masuk daftar 99 Investasi Bodong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bisnis ditutup

Meskipun dalam kabar terakhir, nama Vtube tidak kembali ke daftar.

Berdasarkan karya SWI, ketika sebuah perusahaan memasuki daftar, status ilegal tidak dapat dihapus.

Ini, kecuali ada normalisasi surat yang dikeluarkan oleh SWI untuk perusahaan.

Tidak hanya itu, daftar register sistem elektronik dengan nomor: 02376/djai.pse/03/2020 juga telah dihapus oleh Kominfo.